×

Kondisi WN Malaysia Usai Dikabarkan Hilang Saat Banjir Sumatra

Kondisi WN Malaysia Usai Dikabarkan Hilang Saat Banjir Sumatra

Kondisi WN Malaysia Usai Dikabarkan Hilang Saat Banjir Sumatra

WN Malaysia – Tiga warga negara (WN) Malaysia yang sebelumnya dilaporkan hilang di tengah bencana alam di Pulau Sumatra, ditemukan di Aceh pada Kamis (4/12/2025).

Departemen Luar Negeri Malaysia, melalui Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, mengonfirmasi bahwa ketiga warga lanjut usia berusia 63 hingga 64 tahun itu, yang tidak dapat dihubungi sejak 27 November, telah ditemukan dan dievakuasi dari wilayah yang terisolasi akibat banjir.

Menurut Antara, mereka diterbangkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara dari Bandara Rembele, Takengon, ke Medan, Sumatra Utara, dan tiba di Bandara Kualanamu pada Rabu malam (3/12).

Konsulat Jenderal Malaysia di Medan lagi mengendalikan kepulangan ketiganya ke Malaysia sedini bisa jadi.

Baca Juga : Tabrakan Maut Makan Korban, Dua Remaja Tewas Dan 1 Kritis

Kronologi WN Malaysia Yang Hilang Saat Bencana Sumatra

Satu orang warga negara Malaysia yang hilang saat terjadi tanah longsor di Padang Panjang, Sumatra Barat, masih belum ditemukan. Upaya pencarian telah memasuki hari ketujuh, yaitu hari ini.

Upaya pencarian terus dilakukan di sepanjang tepi sungai. Pencarian juga difokuskan di zona tanah longsor dekat Jembatan Kembar, Padang Panjang.

Di sisi lain, Konsulat Jenderal Malaysia di Medan menerima informasi lain. Mereka mendapat laporan tentang satu warga lanjut usia (lansia) asal Malaysia yang tidak bisa dihubungi. Lansia tersebut berusia 64 tahun dan hilang di tengah bencana Sumatra.

Upaya untuk melacak keberadaan warga lanjut usia itu terus diupayakan. Konsulat Jenderal Malaysia di Medan terus berkoordinasi erat dengan pihak berwenang Indonesia. Mereka juga memberikan dukungan kepada keluarga korban. Keluarga saat ini membantu pejabat setempat dalam proses identifikasi yang dibutuhkan.

Konsult Jenderal Malaysia Terus Memantau Bencana Sumatra

Konsulat Jenderal Malaysia di Medan melaporkan bahwa mereka terus memantau perkembangan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa daerah di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara sejak 27 November 2025.

Pencarian dan penyelamatan (SAR) serta pemulihan masih berlangsung. Akses ke wilayah terdampak secara perlahan mulai membaik.

Pemerintah Indonesia juga telah membuka kembali sebagian jalan darat, memungkinkan penyaluran bantuan seperti makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar dengan lebih cepat dan terorganisir.

Upaya pemulihan jalan utama juga sedang dilakukan, dengan target penyelesaian pada pertengahan Desember untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak secara menyeluruh.

Temukan beragam promosi menarik hanya di Situs Pausempire katanya.

Post Comment