×

Nasib Polisi Yang Rekam Aksi Pemukulan 2 Siswa SPN Polda NTT

Nasib Polisi Yang Rekam Aksi Pemukulan 2 Siswa SPN Polda NTT

Nasib Polisi Yang Rekam Aksi Pemukulan 2 Siswa SPN Polda NTT

Nasib Polisi – Polda Nusa Tenggara Timur( NTT) mengambil langkah kilat serta tegas menyikapi permasalahan pemukulan terhadap 2 siswa Sekolah Polisi Negeri( SPN) Polda NTT oleh seseorang personel Ditsamapta, Bripda Torino Tobo Dara.

2 siswa SPN yang jadi korban penganiayaaan senior itu bernama samaran KLK serta JSU.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novica Chandra, berkata tidak cuma Bripda Torino Tobo Dara yang diproses Bidpropam Polda NTT, tetapi oknum polisi yang merekam aksi itu pula ikut diproses.

Dikala ini keduanya telah ditahan di ruang penempatan spesial( Patsus) Polda NTT.

” Bripda Torino Tobo Dara selaku pelakon penganiayaan serta Bripda Gilberth H. D. R. Puling yang videokan aksi kekerasan itu pula diproses,” ucapnya, Sabtu( 15/ 11/ 2025).

Baca Juga : Hanya Butuh 2 Hari Polsek Rengasdengklok Tangkap Curanmor

Kronologi Nasib Polisi

Henry pula mengantarkan, proses penindakan permasalahan ini terletak dalam atensi penuh serta kendali langsung Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko. Dirinya membenarkan segala tahapan dicoba secara handal, transparan, dan berlandaskan syarat hukum serta kode etik Polri.

” Tidak terdapat toleransi terhadap pelanggaran disiplin ataupun etika, spesialnya yang berkaitan dengan aksi kekerasan. Kapolda NTT sudah membagikan arahan tegas supaya permasalahan ini ditangani tuntas oleh Bidang Propam,” ucapnya.

Ketahuan Merokok

Henry menguak penganiayaan yang dicoba oleh Bripda Torino Tobo Dara, terhadap 2 siswa Sekolah Polisi Negeri( SPN) itu dipicu sebab kedua siswa itu kedapatan merokok.

” Aksi pemukulan dipicu oleh rasa jengkel senior sebab kedua siswa kedapatan merokok,” katanya.

Bagi Henry, sehabis peristiwa, keluarga dari kedua siswa langsung menghadiri Mapolda NTT buat memohon pertanggung jawaban atas peristiwa tersebut. Tetapi, sehabis dicoba komunikasi serta pendekatan persuasif, mereka menyerahkan seluruhnya penindakan permasalahan kepada Polda NTT.

” Perihal ini menampilkan terdapatnya keyakinan keluarga terhadap proses hukum yang lagi berjalan,” tandasnya.

Henry menegaskan kalau Polda NTT menjadikan permasalahan ini selaku penegasan komitmen institusi dalam menjunjung besar nilai pembinaan personel.

” Polda NTT berkomitmen menjadikan penindakan permasalahan ini selaku contoh nyata pelaksanaan nilai asah, asih, serta asuh dalam pembinaan, sekalian menegaskan kalau kekerasan tidak mempunyai tempat di area Polri,” tutupnya. Temukan beragam promosi menarik hanya di Situs Paman Empire katanya.

Post Comment