×

PNS Sukabumi Diculik Dan Disiksa Gegara Persoalan Asmara

PNS Sukabumi Diculik Dan Disiksa Gegara Persoalan Asmara

PNS Sukabumi Diculik Dan Disiksa Gegara Persoalan Asmara

PNS Sukabumi Diculik – Seseorang Pegawai Negara Sipil( PNS) di area Pemerintah Kabupaten Sukabumi bernama samaran IY memberi tahu dugaan tindak pidana penculikan serta penganiayaan ke Polres Sukabumi. Peristiwa kekerasan ini diprediksi kokoh dipicu oleh tuduhan perselingkuhan yang dialamatkan kepada korban.

​Laporan formal sudah dilayangkan pada Jumat, 12 Desember 2025, terhadap 3 orang terlapor bernama samaran UC, CI, serta satu orang yang lain. Laporan ini teregister dengan No LP/ B/ 674/ 12/ 2025/ SPKT Polres Sukabumi/ Polda Jawa Barat.

Penuturan PNS Sukabumi Diculik Yang Dilontarkan Kuasa Hukum Korban

Kuasa hukum IY, Efri Darlin Meter Dachi, membetulkan pelaporan tersebut serta menyebut kliennya hadapi kekerasan raga serta psikis.

“ Klien kami diprediksi jadi korban penculikan sebagaimana diartikan dalam Pasal 328 KUHP serta penganiayaan sebagaimana Pasal 351 KUHP,” ucap Dachi Senin( 15/ 12/ 2025).

Bagi Dachi, tudingan perselingkuhan antara IY serta istri salah satu terlapor( UC) tidak teruji serta tidak mempunyai bawah kokoh sehabis didalami oleh pihak kuasa hukum.

​“ Sehabis kami dalami, tudingan perselingkuhan ataupun perzinahan yang ditunjukan kepada klien kami itu tidak benar. Tidak terdapat fakta serta tidak terdapat saksi,” jelas Dachi.

Dia meningkatkan, video yang dijadikan bawah tuduhan cuma menampilkan korban terletak di lobi, suatu zona publik yang berisi restoran serta tempat bermain anak, dikala makan siang di Kota Sukabumi.

” Di video itu cuma nampak mereka terletak di lobi. Lokasinya tempat universal, terdapat restoran, tempat bermain anak. Klien kami menarangkan cuma makan siang di salah satu tempat di Kota Sukabumi, tepatnya di Bounty,” ucapnya.

Kronologi Kejadian

Dachi menarangkan kronologi peristiwa yang diprediksi terjalin pada Rabu, 10 Desember 2025, dekat jam 19. 30 Wib. 3 terlapor menghadiri IY di kantornya serta diprediksi memforsir korban keluar dari kantor di Palabuhanratu.

​“ Klien kami didorong serta dipukul terlebih dulu saat sebelum dimasukkan ke dalam mobil. Sebab ketakutan, kesimpulannya korban terpaksa menuruti kemauan para terlapor,” ungkap Dachi.

Sepanjang ekspedisi dari Palabuhanratu mengarah daerah Cibeureum, Kota Sukabumi, korban IY diprediksi dipukul kesekian kali di dalam mobil.

​“ Sepanjang ekspedisi dari kantor( di Palabuhanratu) sampai ke daerah Kota Sukabumi, klien kami hadapi pemukulan kesekian kali. Posisi korban di balik, pelakon memukul ke arah balik,” tuturnya.

Baca Juga : Viral, ABG Blora Diduga Korban Salah Tangkap Kasus Buang Bayi

Akibat penganiayaan ini, korban hadapi beberapa cedera sungguh- sungguh, tercantum lebam di kedua pelipis mata, pendarahan dari kuping, bibir sobek, dan cedera di dagu, kepala, serta paha.

​Setibanya di Cibeureum, korban pernah memberi tahu penganiayaan tersebut kepada seseorang atasannya yang kebetulan berjumpa di posisi.

​“ Nah sesampainya di situ, ketemulah dengan Pak Kabid, ataupun atasan dari klien kami, nah mempertanyakan, loh Kalian mengapa? itu terpaut yang kemarin, aku dipukul,” jelasnya.

Dia meningkatkan kalau korban setelah itu ditinggal begitu saja oleh para terlapor. Dikala ini, keadaan IY masih hadapi trauma berat.

​“ Dikala ini keadaan klien kami masih hadapi trauma berat, apalagi buat makan serta minum juga masih kesusahan,” ucapnya.

Pihak kuasa hukum memilah menutup ruang komunikasi dengan pihak terlapor demi fokus pada pemulihan keadaan psikologis korban.

” Buat sedangkan kami menutup ruang komunikasi sebab klien kami hadapi trauma sungguh- sungguh,” sambung ia.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal( Kasat Reskrim) Polres Sukabumi, Iptu Hartono, membetulkan terdapatnya laporan permasalahan ini.

​“ Iya, benar. Dikala ini masih dalam sesi penyelidikan,” pendek Iptu Hartono.

Temukan beragam promosi menarik hanya di Situs Rajabotak katanya.